6 November 2013

Tugas 1



Autobiografi

hay semuanya perkenalkan namaku Marlia Dewi Safitri, biasa orang-orang memanggilku lia.
Tapak tilas perjalanan hidup ku dari saat ku dilahirkan sampai saat ini, begini ceritanya..
A
ku marlia dewi safitri, aku dilahirkan di sebuah praktik bidan di daerah kota bekasi, tepatnya di duren jaya bekasi timur. Aku di lahirkan sehabis ba’da isya, bertepatan pada malam takbiran idul fitri, sehingga kedua orang tuaku memberi nama belakangku Safitri. Aku di lahirkan pada tanggal 23 Maret 1993 dengan sehat walafiat. Aku anak terakhir dari 4 bersaudara. Kaka ku yang pertama bernama Dery, dia seorang kaka yang amat sangat menyebalkan tetapi baik, dia sudah mempunyai seorang istri dan 2 orang anak perempuan yang manis dan lucu. Kaka ku yang ke-2 bernama vicky, dia seorang pemain sepak bola dan pernah bermain di klub-klub ternama di Indonesia, dia sudah mempunyai seorang istri yang sangat baik hati. Kaka terakhirku bernama evi, dia seorang perawat yang berhati mulia, dan amat perhatian kepada keluarga. Aku mempunyai ayah dan ibu, nama ayah ku Zaini ali, beliau seorang pensiunan PLN, dan ibu ku bernama Krisnayati, beliau seorang ibu rumah tangga.
Kisah ketika di taman kanak-kanak...
A
ku pernah merasakan dan menikmati masa kecil ku dengan bermain dan belajar di taman kanak-kanak atau yang sering di kenal dengan julukan TK.
TK ku tak jauh dari rumah ku, ibu ku yang sering mengantarkan aku dengan mengendarai sepeda dan akupun duduk di belakangnya.
Ibuku seorang ibu yang tangguh, setiap hari beliau mengantar dan menunggu sampai aku pulang. Di taman kanak-kanak aku mempunyai teman baru, ada ayu, tri dan tebe, dan para pengajar di sana sangat sabar menghadapi kami semua. Walaupun kami nakal, suka ramai sendiri, mereka tidak pernah marah kepada kami.
Setiap hari aku dan teman-teman belajar dan bermain, kami di ajarkan banyak hal, dari mulai mengenal huruf, mengenal angka, menggambar, bernyanyi, mengaji dan sampai akhirnya aku bisa membaca walaupun terbata-bata.
Satu tahun telah berlalu, aku naik jenjang ke sekolah dasar. SD ku di belakang rumah, 5 menit langsung sampai. Nama SD ku SDN duren jaya VII. Pada saat duduk di bangku SD aku seorang anak yang pendiam, teman pertama kali ku erin dan fitra, mereka sangat baik dan menyenangkan. Aku mempunyai guru favorit ku sewaktu di SD, beliau adalah bu Tris dan bu Nur. Beliau guru yang sangat sabar dalam hal mengajar, mereka membantu ku, jika aku kesulitan, beliau tak pernah marah. Waktu aku kelas 4 SD Aku pernah ikut menjadi dokter kecil, aku sering ikut pelatihan di balai desa dan di ikutsertakan pada acara lomba cerdas cermat. Aku mengerti banyak hal tentang merawat orang sakit, mengobati luka, memberi pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.
Di SD aku pernah ikut ekstrakulikuler menari, saat itu aku di ajarkan tari tradisonal daerah. Menari adalah salah satu hobi ku, karena itu aku sangat suka mendalami seni tari. Saat ada pementasan kami, kami di suruh mementaskan satu buah tarian daerah, yaitu manuk dadali.

Kisah ku di masa masa SMP..
SMP ku di SMPN 18 Bekasi, SMP terfavorit ke-4 seBekasi. Jarak sekolah dengan rumah ku cukup jauh, dan aku berangkat ke sekolah menggunakan becak.
Di SMP aku mengenal banyak sekali teman, ada kisah cinta monyet antara aku dan teman sekelas, tetapi itu hanya sementara, karena aku tahu aku msih kecil bukan saat nya aku mengenal laki-laki tapi seharusnya aku belajar yang rajin untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.
Awal masuk SMP ada program tambahan ekstra kulikuler yang harus wajib di pilih, aku memilih PMR (Palang Merah Remaja). Alasan aku memilih PMR, aku ingin membantu sesama manusia dalam hal sosial. Saat-saat di MOS jadi anggota PMR, pelantikan di daerah cibubur, menginap di sana, dan aku di kerjain habis-habisan sama kaka kelasku. Pengalaman yang sangat berkesan. Setiap ada perlombaan aku diikut sertakan walaupun tidak pernah menjuarai peringkat 1 dan 2, tapi kami jadi juara favorit.
jika saat upacara tiba, maka kami pasukan PMR dengan memakai atribut lengkap berdiri di belakang untuk berjaga-jaga, barangkali ada yang pingsan, atau ada yang pucat dari peserta upacara, kami siap membantu untuk mengobati. Dengan memberikan segeas air teh hangat, dan obat penghilang rasa nyeri di kepala. Begitu lah keseharian PMR dalam melaksanakan tugasnya.
Pas ku kelas 2 SMP aku terpilih menjadi wakil ketua dan tugas itu sangat berat dan sulit. Kami harus melatih anak didik yang baru masuk, dengan tegas tapi santai kami melatihnya. Mengatur skedul untuk latihan rutin. Itulah tugas ku. Saat ujian nasional tiba pergantian posisi pun berubah, aku lengser dari jabatan ku, dan adik kelasku yang bertugas untuk menggantikan posisiku. Itulah pengalaman ku berorganisasi saat di SMP, begitu banyak pengalaman yang aku dapatkan, dari mulai bersikap tegas dan disiplin, bergaul antar sesama, berkomunikasi dengan anggota, bekerja sama saat perlombaan maupun menolong sesama. Ada suka maupun duka tapi kami tetep bersatu menjadi anggota yang solid tanpa ada pertengkaran.
Masa-masa indah di SMA..
S
ekilas masa-masa ku saat di SMA, banyak torehan manis yang telah ku lewat bersama teman-teman ku, saat kami di marahain oleh guru-guru, bekerja sama dalam porseni untuk kegiatan tanding futsal, voli, dan menari. Gelar wisuda akbar di bandung. Foto bersama bareng guru-guru dan teman sekelas.
Lulus dari SMA, aku mengikuti jenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah. Aku saat ini kuliah di Universitas Gunadarma, tempat yang mempertemukan aku dengan teman-teman yang sangat solidaritas kepada sesama. Setiap tahun nya kami, mempunyai kegiatan untuk menyantuni anak yatim piatu di panti asuhan. Walaupun tidak banyak barang yang kami kasih, tapi kami senang untuk berbagi kepada sesama. Bermula dari ide teman ku untuk membuat kegiatan rutin setiap tahunnya, dan di sahkan oleh teman-teman ku semua. Bukan hanya itu saja, kami juga membuat forum kecil belajar saat UTS maupun UAS, jadi jika dari salah satu dari kita ada yang tidak mengerti, salah satu dari temen ku yang mengajari.
Itulah keseharianku, saat masuk perkuliahan. Saling bahu membahu, bekerja sama satu sama lain, yang kita lakukan.

Cukup sekian auto biografi MARLIA DEWI SAFITRI, semoga ada hikmah yang dapat kalian ambil. :)

4 November 2013

PERSEPSI KONSUMEN



STIMULI PEMASARAN DAN PERSEPI KONSUMEN

Secara etimologi persepsi berasal dari bahasa latin perceptio yang berarti menerima atau mengambil. Persepsi adalah suatu proses dengan mana berbagai stimuli dipilih, diorganisir, dan diinterpretasi menjadi informasi yang bermakna.
Menurut Pendapat Stephen P. Robbins (1998), Persepsi adalah suatu proses pengorganisasian dan pemaknaan terhadap kesan-kesan sensori untuk memberi arti pada lingkungannya.
Menurut Pendapat Fred Luthans (1992) mengatakan proses persepsi dapat didefinisikan sebagai interaksi yang rumit dalam penyeleksian, pengorganisasian, dan penafsiran stimulus. Sedangkan menurut Pendapat Milton (1981) mengatakan persepsi adalah proses seleksi, organisasi dan interpretasi stimulus yang berasal dari lingkungan. Dapat disimpulkan bahwa persepsi adalah suatu proses dengan mana berbagai stimuli dipilih, diorganisir, dan diinterpretasi menjadi informasi yang bermakna.

Pengertian Stimuli
Stimuli adalah setiap bentuk fisik visual atau komunikasi verbal yang dapat mempengaruhi tanggapan individu.
a)  Stimuli Pemasaran adalah setiap komunikasi atau stimuli fisik yang didesain untuk mempengaruhi konsumen. Produk dan komponen-komponennya (seperti kemasan, isi, cirri-ciri fisik) adalah stimuli utama. Komunikasi yang didesain untuk mempengaruhi konsumen adalah stimuli tambahan yang merepresentasikan produk seperti kata-kata, gambar, dan symbol atau melalui stimuli lain yang diasosiasikan dengan produk seperti harga, took tempat produk jual, dan pengaruh akses.
b) Stimuli Lingkungan adalah stimuli fisik yang di desain untuk mempengaruhi keadaan lingkungan.
c)  Karakteristik stimulus yang mempengaruhi persepsi adalah elemen indera dan struktural.

KARAKTERISTIK STIMULUS YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI
Menurut Nugroho J. Setiadi (2003), Faktor yang mempengaruhi persepsi adalah penglihatan dan sasaran yang diterima dan dimana situasi persepsi terjadi penglihatan.
Tanggapan yang timbul atas rangsangan akan dipengaruhi sifat-sifat individu yang melihatnya,, sifat yang dapat mempengaruhi persepsi yaitu :
1.  Sikap
Sikap yang dapat mempengaruhi positif atau negatifnya tanggapan yang akan diberikan seseorang.
2.  Motivasi
Motif merupakan hal yang mendorong seseorang mendasari sikap tindakan yang dilakukannya.
3.  Minat
Merupakan faktor lain yang membedakan penilaian seseorang terhadap suatu hal atau objek tertentu, yang mendasari kesukaan ataupun ketidaksukaan terhadap objek tersebut
4.  Pengalaman masa lalu
Dapat mempengaruhi persepsi seseorang karena kita biasanya akan menarik kesimpulan yang sama dengan apa yang pernah dilihat dan didengar.
5.  Harapan
Mempengaruhi persepsi seseorang dalam membuat keputusan, kita akan cenderung menolak gagasan, ajakan, atau tawaran yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
6.  Sasaran
Sasaran dapat mempengaruhi penglihatan yang akhirnhya akan mempengaruhi persepsi.
7.  Situasi
Situasi atau keadaan disekita kita atau disekitar sasaran yang kita lihat akan turut mempengaruhi persepsi. Sasaran atau benda yang sama yang kita lihat dalam situasi yang berbeda akan menghasilkan persepsi yang berbeda pula.

KARAKTERISTIK KONSUMEN YANG DAPAT MEMPENGARUHI PERSEPSI
Menurut Robbins  (1998) persepsi dapat dipengaruhi oleh karakter seseorang. Karakter tersebut dipengaruhi oleh :
1.  Attitudes. Dua individu yang sama, tetapi mengartikan sesuatu yang dilihat itu berbeda satu dengan yang lain.
2.  Motives. Kebutuhan yang tidak terpuaskan yang mendorong individu dan mungkin memiliki pengaruh yang kuat terhadap persepsi mereka.
3.  Interests. Fokus dari perhatian kita sepertinya dipengaruhi oleh minat kita, karena minat seseorang berbeda satu dengan yang lain. Apa yang diperhatikan oleh seseorang dalam suatu situasi bisa berbeda satu dengan yang lain. Apa yang diperhatikan seseorang dalam suatu situasi bisa berbeda dari apa yang dirasakan oleh orang lain.
4.  Experiences. Fokus dari karakter individu yang berhubungan dengan pengalaman masa lalu seperti minat atau interest individu. Seseorang individu merasakan pengalaman masa lalu pada sesuatu yang individu tersebut hubungkan dengan hal yang terjadi sekarang.
5.  Expectations. Ekspektasi bisa mengubah persepsi individu dimana individu tersebut bisa melihat apa yang mereka harapkan dari apa yang terjadi sekarang.

PROSES PERSEPSI
Proses terjadinya persepsi meliputi :
1) Proses Fisis
Dimana objek menimbulkan stimulus, dan stimulus mengenai alat indera.
2) Proses Fisiologis
Stimulus yang diterima alat indera kemudian dilanjutkan oleh saraf sensoris ke otak.
3) Proses Psikologis
Terjadi proses pengolahan otak, sehingga individu menyadari tentang apa yang ia terima dengan alat indera sebagai suatu akibat dari stimulus yang diterima.

PROSES EKSPEKTASI PADA PERSEPSI
Ekspektasi adalah kemungkinan yang bisa timbul dan dapat dihitung dengan sebuah metode, atau harapan besar yang di bebankan pada sesuatu yang di anggap akan mampu membawa dampak yang baik atau lebih baik. Ekspektasi bisa mengubah persepsi individu dimana individu tersebut bisa melihat apa yang mereka harapkan dari apa yang terjadi sekarang.

SEMIOTIS
Pengetahuan yang mendasari kompetensi semiotis disebutnya sebagai pengetahuan semiotis (semiotic knowledge). Kompetensi semiotis dan pengetahuan semiotis adalah kebutuhan logis dari sebuah kompetensi bahasa. Melalui kemampuan kita untuk menggunakan persepsi secara interpretatif, serta kemampuan kita untuk menggunakan kemampuan tersebut untuk tujuan komunikasi, tanda-tanda bahasa muncul secara spontan. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa bahasa merupakan hasil dari penggunaan pengetahuan semiotis yang dimiliki oleh seseorang, untuk mempengaruhi mitra tuturnya (Keller, 1998: x).

IFERENSI PERSEPTUAL
Perseptual adalah kemampuan memahami dan menginterpresentasikan informasi sensori atau kemampuan intelek untuk mencarikan makna yang diterima oleh panca indera.
Inferensi adalah tindakan atau proses yang berasal kesimpulan logis dari premis-premis yang diketahui atau dianggap benar.
Kesimpulannya adalah tindakan akhir yang sesuai dengan kebenaran informasi yang kita peroleh dari panca indera.

IMPLIKASI PEMASARAN DARI INFERENSI PERSEPTUAL
Konsumen cenderung membentuk citra terhadap merek, toko, dan perusahaan didasarkan pada inferensi mereka yg diperoleh dr stimuli pemasaran & lingkungan.
Citra : total persepsi terhadap suatu objek, yg dibentuk dgn memproses informasi dr berbagai sumber setiap waktu.
Pemasar harus secara konstan mencoba mempengaruhi citra konsumen.

Sumber :